7 Langkah Ini Mampu Menghindari Cedera Saat Latihan Berlari

Menghindari Cidera Saat Berlari

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan dalam latihan lari Anda yang akan berdampak pada kemungkinan menyerah pada cedera saat berlari. Dimungkinkan untuk berlatih selama bertahun-tahun tanpa insiden jika Anda melakukan tindakan pencegahan yang tepat.

Cedera dapat membuat Anda tidak dapat berlari selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan. Dampak yang dapat dilakukan terhadap tingkat kebugaran Anda bisa sangat drastis.

Baik efek fisik maupun mental dari cedera dapat merusak kesehatan dan kesejahteraan Anda lebih lama daripada yang dibutuhkan untuk pulih dari cedera.

Untuk itu maka berhati-hatilah saat Anda ingin melakukan latihan berlari, Dibawah ini ada tujuh langkah yang harus diperhatikan untuk menghindari cedera saat berlari :

1. Jarak Tempuh

Peningkatan jarak tempuh mingguan Anda secara drastis akan meningkatkan peluang Anda untuk cedera. Ini termasuk kembali ke rutinitas latihan lama Anda setelah istirahat yang lama.

Aturan praktisnya adalah menjaga jarak tempuh Anda meningkat di bawah 10% per bulan. Jadi jika Anda berlari 10 mil dalam satu minggu, minggu berikutnya harus 11 mil dan tidak lebih.

2. Beristirahat

Setiap 3 minggu sekali, tubuh Anda bisa mendapatkan keuntungan dari pengurangan jarak tempuh lari. Daripada menambahkan 10% ke jarak Anda, hapus 30%. Ini akan memberikan waktu bagi persendian dan otot Anda untuk pulih.

3. Pemanasan

Lakukan pemanasan sekitar 1 mil sebelum Anda benar-benar mulai berlari dengan kecepatan lari Anda. Waktu yang dihabiskan untuk pemanasan mengurangi tekanan pada sistem kardiovaskular Anda karena tubuh Anda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan aliran darah ke otot-otot vital yang dibutuhkan untuk berlari.

4. Berlari di Dataran Tinggi

Berlari ke atas bukit membangun kekuatan yang diperlukan untuk kecepatan kerja tetapi dengan lebih sedikit tekanan pada tubuh. Sebelum Anda mulai berlari di trek, Anda harus membangun kekuatan dengan melakukan pekerjaan bukit sekali seminggu selama 3 atau 4 minggu.

5. Berlari Dengan Cepat

Berlari cepat menggunakan beberapa otot yang berbeda dari joging, dan meningkatkan tekanan pada persendian Anda. Untuk meningkatkan kecepatan, Anda harus melakukan latihan kecepatan tidak lebih dari sekali seminggu dengan pemanasan dan pendinginan yang baik.

6. Peregangan

Meregangkan otot tepat setelah Anda selesai berlari akan mengurangi ketegangan pada otot Anda. Setelah lari intens sebaiknya lakukan peregangan ringan, sedangkan setelah lari ringan sebaiknya lakukan lebih banyak peregangan.

7. Pergerakan Kaki

Daripada menambah jarak langkah untuk berlari lebih cepat fokuslah pada menggerakkan kaki Anda lebih cepat. Memperpanjang langkah Anda meningkatkan dampak pada sendi dan otot Anda.

Anda akan melihat peningkatan kecepatan yang sama dengan dampak yang lebih kecil dengan mempertahankan langkah Anda sambil meningkatkan laju perputaran kaki Anda.

Jadi cara diatas sangat perlu diperhatikan agar bisa menghindari cedera pada saat latihan berlari, Oleh karena itu tetap lakukan latihan Anda dengan hati-hati agar lari Anda terhindar dari masalah cedera, Semoga bermanfaat.