Peninggalan Candi Hindu Terbesar di Indonesia

Candi Hindu Terbesar Di Indonesia

Agama Hindu di negara Indonesia merupakan agama yang dibawa dari Tiongkok dan India oleh para musafir. Agama hindu ini tersebar mulai abad ke-4 dengan dibuktikan berdirinya kerajaan tarumanegara serta kerajaan Mataram. seiring dengan berkembangnya agama hindu maka dirikanlah candi-candi yang mereka gunakan sebagai tempat ibadah.

Candi-candi peninggalan Hindu di Indonesia tersebar di pulau Jawa yakni di Jawa timur,Jawa tengah, dan Jawa barat. Jika Anda mendengar nama candi maka yang terlintas di pikiran anda yaitu candi Prambanan ataupun candi Borobudur. Mengingat kemegahan dan popularitas kedua candi ini memang sudah menyebar bahkan hingga ke mancanegara.

Dalam artikel ini kita akan membahas tentang candi Hindu yang berada di Indonesia dan wajib anda kunjungi artikel ini di kutip dari berbagai sumber :

1. Candi Cangkuang ( garut- Jawa barat)

Candi cangkuang ini adalah candi satu-satunya yang berada di daerah Jawa barat. Candi ini bercorak Hindu dengan arca dewa Siwa nya, namun Candi ini juga terdapat makam Arif Muhammad yang dipercaya sebagai leluhur dari penduduk setempat.

2. Candi Prambanan ( Sleman – Yogyakarta )

Candi Prambanan juga dikenal dengan nama candi Roro Jonggrang. Kompleks candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang terdapat di Yogyakarta. Dan dibangun pada abad ke-9 Masehi pada masa kerajaan Mataram.

Candi ini dibangun untuk menghormati dewa Siwa dan diperkuat pula dengan tulisan yang ada dalam prasasti siwagrha dengan menggunakan bahasa Sansekerta yang memiliki arti rumah Siwa.

Di dalam candi Prambanan juga terdapat 1 patung yaitu patung Dewa Siwa dengan tinggi 3 m. Patung tersebut juga di yakini sebagai Patung Roro Jonggrang

3. Candi Dieng (Wonosobo, Jawa tengah )

Berada di pegunungan Dieng, candi Dieng merupakan candi Hindu beraliran siwa yang diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga abad ke-9.

Memiliki luas mencapai sekitar 1,8 x 0,8 km2, kompleks candi Dieng dibagi dalam 3 kelompok dan 1 candi yang berdiri sendiri , yang namanya diambil dari tokoh dalam kisah dalam kitab Mahabarata yakni Arjuna, Gatotkaca, dwarawati, dan candi Bima.

4. Candi arca gupolo (Sleman- Jogjakarta)

Candi arca gupolo ini merupakan situs peninggalan beraliran Hindu yang terdiri dari kumpulan 7 arca. nama gupolo sendiri diberikan oleh penduduk sekitar kepada patung agastya yang merupakan salah satu arca yang ada dalam situs ini.

di dekat situs Candi ini juga terdapat mata air jernih yang tidak pernah kering meski musim kemarau panjang.

5. Candi gedong songo ( Semarang, Jawa tengah )

Ditemukan oleh Raffles pada 1804, Candi gedong songo merupakan candi Hindu peninggalan dari wangsa Syailendra pada abad ke-9. Tempatnya 927 Masehi. Kompleks candi yang terdiri dari 9 candi yang tersebar di lereng gunung Ungaran ini berada di ketinggian sekitar 1200 m di atas permukaan laut.

6. Candi gunung Sari (Magelang-Jawa tengah)

Candi yang beraliran Hindu Siwa ini merupakan tempat ditemukannya prasasti canggal. Candi Gunungsari ini diduga merupakan peninggalan abad ke-6 hingga ke-8 yang membuatnya menjadi Candi tertua di Jawa, lebih tua dari Candi Prambanan dan Candi Borobudur.

7. Candi gunung wukir (Magelang-Jawa tengah)

Nama candi hindu ini diambil dari lokasi yang berada di bukit wukir. Namun, Candi gunung wukir juga dikenal dengan nama candi cangkal atau Shiwalingga. Candi ini didirikan sekitar tahun 732 masehi, di masa raja Sanjaya dari zaman kerajaan Mataram kuno.

8. Candi jago (Malang, Jawa timur)

Berdasarkan informasi dari kitab Negarakertagama dan pararaton, candi jago memiliki nama asli Jajaghu yang berarti keagungan. Pembangunan candi ini dilakukan untuk penghormatan raja Sri jaya WisnuWardhana, Raja Singasari penganut agama Siwa Buddha, aliran peraduan antara ajaran Hindu dan Budha. Candi ini dibangun menggunakan batuan andesit, kalian bisa menemukan relief-relief kunjarakarna dan panca Tantra dapat kalian temui di Candi ini.

9. Candi Sukuh (Karanganyar- Jawa tengah)

Sekilas candi Hindu satu ini terlihat seperti piramid. selain bentuknya yang unik, Candi Sukuh ini sangat menarik perhatian karena menggambarkan alat-alat kelamin manusia secara eksplisit yang bisa kalian temukan pada relief dan arca di candi ini. Pada tahun 1995, situs Candi Sukuh ini diusulkan ke UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia.

10. Candi Cetho ( Karanganyar-Jawa tengah)

Jenis candi selanjutnya yang bercorak Hindu di Indonesia adalah Candi Cetho, Yang diduga dibangun pada akhir era kerajaan Majapahit. Kompleks Candi ini tidak hanya menjadi lokasi ziarah umat Hindu tetapi juga menjadi area pemujaan bagi para penganut kepercayaan kejawen dan juga sering menjadikan Candi Cetho ini sebagai lokasi pertapaan.

11. Candi Sambisari (Sleman-Yogyakarta)

Didirikan sekitar abad ke-9 pada masa pemerintahan raja Rakai Garung pada zaman kerajaan Mataram kuno. Candi ini tidak sengaja ditemukan pada tahun 1966 oleh seorang petani di desa Sambisari.

pada saat ditemukan, posisi Candi Sambisari terletak 6,5 meter di bawah permukaan tanah. Diduga kuat hal ini dikarenakan timbunan lahar dari gunung Merapi yang meletus pada awal abad ke-11 yang bisa terlihat dari banyaknya batu material vulkanik di sekitar Candi Sambisari.

12. Candi penataran (Blitar-Jawa Timur)

Candi Penataran merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Jawa timur yang telah ada sejak masa kerajaan Kediri. Melihat informasi dari prasasti palah, Candi ini diduga dibangun pada tahun 1194 oleh raja Crnga (Syrenggra) yang bergelar Sri Maharaja Sri Sarweqwara Triwikramawataranindita acrengalancana Digwijayottungadewa dengan nama Candi Palah

Candi ini dibangun sebagai tempat pemujaan untuk menolak marabahaya dari gunung Kelud yang kala itu sering meletus.

Artikel ini bisa kamu jadikan sebagai referensi untuk menjawab pertanyaan kamu tentang peninggalan candi hindu terbesar di Indonesia dengan sejarah yang sangat penting. Semoga bermanfaat.